Google Sandbox


Google lagi marah kepadaku. Marah berat. Sebagian besar postingan blogku diambil dan dimasukan ke kotak pasir alias Google Sandbox. Sedih rasanya dan hanya bisa menangis sehari semalam hingga mataku bengkak-bengkak segede buah jeruk. 

"Dasar blogger Guoblok !!! Mungkin itu kata google.

Saya mencoba bertanya-tanya apa salahku dan apa dosaku ? Apakah karena saya telah mengubah template, melakukan banyak ping, mencari backlink yang salah atau karena mencoba optimasi blog secara berlebihan dengan mengikuti petunjuk-petunjuk pada senior di internet yang akhirnya menjerumuskan. Sumpah, saya tidak bisa menemukan jawabannya secara pasti. Benar apa kata Google, kalau saya memang blogger guoblok, kacangan, amatir ! 

Saya berniat protes sama Larry Page, kenapa anak buah dan mesinya tega kepada saya. Saya mencoba telepon  ke rumahnya di Palo Alto, California kata pembantunya lagi main golf. saya menghubungi melalui Whatsapp tidak dibalas. Ada yang tahu Pin BB-nya ?

Lusa saya akan telpon Menteri Kominfo, Pak Tifatul Sembiring untuk memediasi permasalahan ini. Harusnya hari ini saya teleponya, tetapi saya yakin Beliau lagi capek dan kepikiran karena diprotes sana-sini masalah pemblokiran situs Berbagi Video Vimeo.

Kalau tidak ada solusi yang baik antara saya dan Larry Page, maka saya akan lapor kepada Pak SBY, mumpung masih jadi Presiden. Saya tidak sabar kalau harus menunggu presiden baru entah Pak De Jokowi atau Pak De Prabowo.

Siapa yang gak sedih coba, kalau postingan tiba-tiba lenyap dari google. Kalau gak percaya silahkan ketik ulr berikut di Http Bar Google-  site://ceritajengyuni.blogspot.com , maka postingan blog saya tidak muncul sama sekali. Duh Sedihnya saya !

Hari ini, Google Marah Padaku !

21 komentar
Liebster Award

Dunia blogging itu penuh dengan kejutan-kejutan yang luar biasa. Seringkali aku harus sedih membaca postingan teman blogger yang menggambarkan tentang perihnya hidup. Atau harus membiru membaca tulisan yang berkisah tentang cinta. 

Semenit kemudian menjadi serius menyimak penuh hikmat, menelaah postingan yang memberikan referensi pengetahuan tertentu. Tak jarang juga harus tertawa-tawa sendiri membaca kelucuan postingan, seolah sedang melihat adegan lawak ditelevisi. 

Kali ini aku harus bilang "WOW" karena mendapat nominasi "Liebster Award" dari seorang Blogger yang sekota dengan saya (Yogyakarta), ADI PRADANA. Terima kasih sekali untuk nominasinya !


APA ITU LIEBSTER AWARD ?

Sejatinya saya tidak tahu apa hakekat Liebster Award ini. Setelah saya mencoba googling akhirnya saya menemukan 3 (tiga) hal  yang dapat memperjelas maknanya, sebagai berikut:

  • Penghargaan ini hanya ada di INTERNET;
  • Berasal dari bahasa Jerman - kata " liebster " memiliki beberapa definisi : tercinta, tersayang, manis, paling baik, dicintai, indah, baik, menyenangkan, dihargai, lucu, menawan, selamat datang, dan seterusnya;
  • Prinsipnya sama seperti surat berantai yang harus dikirim kebeberapa orang lainya;

Jenis penghargaan antar blogger semacam ini ada banyak, beberapa diantaranya adalah “One Lovely Blog Award”, the “Sunshine Blog Award” dan the “Versatile Writer Award”. Semua hampir mempunyai kesamaan.


SIAPA PENERIMANYA ?

Nah, karena sifatnya hanya di dunia maya dan mempunyai sistem kerja seperti pengiriman pesan berantai, maka siapapun dapat menerima nominasi ini, tidak perduli apakah penerima adalah blogger senior atau newbie, kenal secara personal maupun tidak.

Siapapun yang mendapat nominasi juga bisa menolak dengan alasan yang sangat personal dan subyektif. Banyak juga yang menganggap bahwa Liebster Award adalah penghargaan fiktif, wasted time, tak berguna, dan sebagainya. 
Menerima atau menolak Nominasi "The Liebster Award" ini, tidak akan merugikan siapapun dan mata rantai yang sudah berjalan.

SEBERAPA MANFAATKAH?

Mari berfikir positifnya saja, bahwa dengan adanya tulisan berantai ini minimal akan menyambung tali silahturahhim diantara sesama penguhuni dunia maya. Mengenal satu sama lain dengan baik, saling memberikan pernghargaan kepada sesama blogger, meminimalisir keangkuhan diri, dan yang paling penting adalah ada bahan untuk menulis. Sederhana, bukan ?


APA PRASYARATNYA ?

Sedikit ribet bila kita melihat prasyaratnya. Kalau mau dicermati satu persatu tidak semudah yang dibayangkan. Tetapi inilah tantangannya. Persyaratanya adalah:
  1. Post award ke blog anda
  2. Sampaikan terima kasih kepada blogger yang mengenalkan award ini & link back ke blognya
  3. Share 11 hal tentang diri anda
  4. Jawab 11 pertanyaan yang diberikan kepada anda
  5. Pilih 11 blogger lainnya dan berikan mereka 11 pertanyaan yang anda inginkan
Let's start ! Memenuhi prasyarat nominasi dari Adi Pradana, maka untuk poin 1 dan 2 saya anggap sudah terpenuhi. Selanjutnya adalah masuk ke poin 3 yakni 11 hal tentang diri saya, sebagai berikut :

  1. Saya seorang perempuan berjilbab,
  2. ibu Rumah Tangga dengan 2 (dua) orang anak yang masih duduk dibangku SD dan TK,
  3. Lahir di kota telur asin dan bawang merah, Brebes.
  4. Saat ini tinggal di Kalasan Sleman Yogyakarta,
  5. Menikah dengan seorang pria dari Kudus Jawa tengah,
  6. Menyukai masakan yang berkuah, 
  7. Aktif dalam kegiatan PKK dan Posyandu,
  8. Anggota aktif kesenian Angklung larasasri - Kalasan,
  9. Mengisi waktu senggang dengan bisnis kecil-kecilan
  10. Menyukai sinetron religi
  11. Berharap bisa menunaikan Rukun Islam ke-5 
Next, adalah menjawab sebelas pertanyaan yang diajukan ke saya,

  1. Sejak kapan anda nge-blog ? - Sejak tahun 2012, tetpi blognya tahu-tahu keblokir akhirnya sempat vakum dan buat baru lagi sejak April 2014
  2. Apa manfaat dari nge-blog menurut anda ? Menambah teman, belajar menulis dan mengisi waktu luang.
  3. Pernah mengalami hal bahagia atau sedih saat nge-blog ? Sering.
  4. Tuliskan 3 tempat impian yang ingin anda kunjungi, dan alasannya ? Mekah, menunaikan ibadah haji, Bunaken untuk liburan dan Surga untuk keabadian  
  5. Tuliskan pencapaian apa yang ingin anda dapatkan di tahun ini ? Mengembangkan bisnis keluarga 
  6. Buku atau film yang menjadi inspirasi anda selama ini ? Independent day dan The Patriot 
  7. Apa hobi anda ? Melakukan Bisnis
  8. Siapa orang yang menjadi inspirasi anda ? Nabi Muhammad SAW dan Orang Tua
  9. Momen paling bahagia anda selama ini ? Mendampingi si Kecil Khatam Al-Qur'an
  10. Momen paling sedih anda selama ini ? Meninggalnya Ayah
  11. Dua hal yang menggambarkan tentang anda ? Sederhana dan Penyayang keluarga
Selanjutnya Liebster Award dan 11 pertanyaan yang sama saya lanjutkan kepada teman-teman blogger yang lain sebagai berikut :


BLOG NOMINASI
NO
NAMA BLOG
1
enciharmoni.blogspot.com                                 
2
myfairytalemytale.blogspot.com
3
farichatuljannah.blogspot.com
4
catatan-ina.blogspot.com
5
moocensusan.blogspot.com
6
vinzachri.blogspot.com
7
makruf.com
8
catatanpunyarose.blogspot.com
9
erlinafitriani.blogspot.com
10
catcilku.com
11
larasasri.blogspot.com

Liebster Award: Dariku Untukmu

10 komentar
Tk Al Amien Kadisoka
Juara 1 Kelas Pemula - Drum Band TK Al-Amien Kadisoka 

Beruntung sekali saya ada kesempatan memfasilitasi keinginan si kecil Ayunda. Semula saya khawatir sekali dan takut si kecil kecape'an dan jatuh sakit, karena nyaris hampir setiap hari si kecil aktif mengikuti kegiatan-kegiatan extra kuriruler di sekolahnya ( TK ). Melukis, Menari, Drum Band, Renang, Bina Vocal, Murotal, Sempoa dan Bahasa Inggris. Hari Selasa, Rabu, dan Jumat sore dimanfaatkan untuk sekolah TPA di masjid yang tidak jauh dari rumah.

Oleh sekolahnya, siswa yang mengikuti kegiatan tambahan tersebut  sering diikutkan kompetisi antar sekolah di Yogyakarta. Hal ini yang membuat saya cukup senang. Bukan berapa banyak piala yang telah dikumpulkan si kecil, akan tetapi saya memaknainya sebagai sebuah proses pembelajaran yang penting bagi perkembangannya. Kenapa demikian ?

Sarana Bermain & Memunculkan Bakat
Kegiatan tambahan (Extra Kurikuler) menjadi saranan untuk bermain yang produktif di sore hari sekaligus mengembangkan bakat si kecil. Ini jauh lebih bermanfaat daripada hanya sekedar bermain di rumah karena dalam kegiatan tambahan ini ada tentor yang mengarahkan.

Melatih Kemampuan Intrapersonal dan Interpersonal  
Kegiatan tambahan di sekolah akan melatih kemampuan intra personal anak yakni bagaimana harus bersikap dan beraktifitas sebagai seorang pribadi dan juga bagaimana harus menempatkan diri dan bekerjasama sebagai bagian dari sebuah satu team kecil bersama teman-temannya.

Melatih Anak Berkompetisi
Dengan mengikuti lomba-lomba, maka anak akan mempunyai jiwa kompetisi dan bersaing secara baik untuk sebuah prestasi. Peran Orang tua sangat penting sebagai penyelaras mentalnya agar tidak memunculkan kebiasaan berkompetisi yang curang dan tidak sehat. Peran orang tua juga sangat berpengaruh dan     mendasari pemahaman anak untuk tidak sombong bila sebagai pemenang dan bisa menerima kekalahan bila kalah.


Narsis Ibu-Ibu
Ibunya Ikut Narsis
Bila anak tidak mendapatkan warisan harta benda yang berlimpah, maka cukupilah dengan ilmu dan pendidikan. Itu adalah bekal untuk mencarinya kelak. :)
    

Extra Kurikuler Pacu Prestasi Si Kecil

5 komentar

Pekerja Keras
Keluarga Hebat di Yoyakarta

Foto yang sederhana. Bahkan mungkin dalam teknik potography tidak masuk hitungan. Selain tidak fokus, kualitas gambar dan anglenya juga kurang bagus. Yah, itu karena pengambilan fotonya menggunakan HP yang minim fitur dan posisi sama-sama bergerak.

Tetapi bukan itu yang menarik bagi saya. Terlepas dari bahasa teknis foto memfoto dimana saya sama sekali tidak memahami, ada makna yang mendalam dari foto yang saya ambil selepas mengantar Si kecil, Ayunda, mengikuti lomba Drum Band di THR Purawisata, Yogyakarta,  15 Mei lalu.

Entah akan digelar dimana barang dagangan yang ada digerobak tersebut. Saya melihat figur keluarga pekerja keras. Hanya untuk mencari sepiring nasi dan memenuhi tuntutan hidup lainya, harus mengeluarkan energi lebih setiap hari. Bersimbah keringat mengalahkan lelah dan capeknya badan. Menyedikitkan tawa serta tidak bisa menikmati waktu-waktu senggang secara sempurna bersama keluarga. Tidak menyerah begitu saja pada kerasnya hidup.

Sebuah keluarga yang (pasti) menyakini bahwa rejeki Tuhan bertebaran dimana-mana dan oleh karenanya harus tetap bergerak mencarinya. Sepanjang rejeki itu halal dan menjadikan berkah kehidupan.

Disinya lain, Saya juga melihat pengorbanan seorang istri yang memberikan dukungan kepada sang suami dalam mencari sumber penghidupan. Tidak hanya berpuas diri menyiapkan sarapan pagi, mencuci baju kotor dan malamnya bersiap menyenangkan hati suami.

Seorang wanita yang rela keluar dari batas kewajiban dari hanya sekedar menerima hak-haknya sebagai seorang istri. Pun juga, seorang ibu yang tetap memberikan cinta dan kasih sayang bagi anaknya dalam keadaan apapun dan bagaimanapun.

Keluarga yang Hebat!

Keluarga Hebat Dalam Bidikan Kamera Ponsel

8 komentar

Tafsir Mimpi
Credit

Dua malam lalu, saya bermimpi di gigit ular kecil. Rasanya seperti sungguhan hingga menjerit-jerit ketakutan dalam mimpi tersebut. Sebenarnya saya sedikit sensitif dengan mimpi. Beberapa kejadian yang saya alami 'sepertinya' diisyaratkan lewat mimpi sebelumnya. 

Empat puluh hari sebelum meninggalnya ayah, saya bermimpi mendapati seekor burung mati didepan pintu rumah. Mimpi itu berulang hingga tiga kali. Kalau toh itu benar sebagai isyarat tertentu dari Tuhan, karena saya takut salah memaknai mimpi tersebut yang ujungnya malah mengakibatkan meyakini hal yang salah, maka saya tidak berhasrat untuk mencari makna kesana kemari tentang mimipi-mimpi tersebut. 

Bagaimana Anda Memaknai Mimpi ?
Mimpi adalah pengalaman unik yang di alami manusia dalam alam bawah sadarnya. Sebagian orang memandang bahwa mimpi sekedar bunga tidur yang erat kaitannya dengan keadaan psikologis seseorang. Oleh karenanya tidak telalu pusing dengan mimpi-mimpi dalam tidurnya. Ada juga yang menganggap bahwa mimpi merupakan isyarat penggambaran buruk dan baik sehingga banyak orang gundah dan segera mencari tahu arti mimpi yang dialaminya. Anda masuk kategori yang mana ?

Mimpi itu sesuatu hal yang ghaib, jadi tidak semua mimpi mengandung kebenaran dan tidak semua mimpi bisa ditafsirkan. Kalau toh bisa ditafsirkan, maka hanya orang-orang tertentu yang dapat menafsirkan yakni orang-orang shalih yang telah dibukakan hijab keimanannya kepada Tuhan. 

Oleh karena itu, menurut saya akan sangat aneh bila harus mencari makna mimpi berdasar almak, primbon atau buku-buku tafsir mimpi yang dijual bebas di toko-toko buku atau browsing internet. Saya mempunyai keyakinan bahwa tidak ada satupun yang menjamin tafsir tersebut 100% benar.  

Contoh Perbandingan Tafsir 
Coba perhatikan berkaitan dengan mimpi saya yang digigit ular diatas. Saya membandingkan dari dua sumber tafsir yang berbeda.

Penafsiran 1
Jika anda seorang jejakan atau seorang gadis bermimpi melihat atau dipagut (digigit) ular, bermakna akan segera mendapatkan pasangan atau jodoh. Dan bila anda telah menikah bermimpi demikian, bermakna akan memperoleh kemakmuran hidup. Mimpi melihat ular kecil dengan tiba-tiba berubah menjadi naga, bermakna akan ada orang besar yang menolong anda. Melihat ular berwarna-warni, bersirat kebahagiaan segera terbayang pada anda. Mimpi melihat ular yang banyak sekali, bermakna akan panjang umur. Mimpi dikelilingi banyak ular, bermakna firasat akan banyak orang yang memusuhi anda. 
(Sumber Klik Disini)

Penafsiran 2
Bermimpi melihat atau disembur ular. Artinya, akan mendapatkan jodoh (bagi yang lajang) atau disukai lawan jenis.
Bermimpi dipagut atau digigit ular. Artinya, akan disakiti orang.
Bermimpi melihat ular banyak. Artinya, akan panjang umur.
Bermimpi dikelilingi ular banyak. Artinya, akan ada banyak orang yang memusuhi
(Sumber Klik Disini)

Bisa jadi bila membandingkan sumber-sumber tafsir mimpi yang lain akan menemui makna yang lain pula. Pertanyaannya, bisakah memberikan gambaran kebenaran? 

Mempercayai tafsir mimpi berarti membiarkan diri kita jatuh pada pemahaman yang tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya. Bisa-bisa membuat kita bertambah kalut karena bunyi tafsirnya buruk. Atau termakan harapan hampa karena bunyi tafsir indah akan tetapi tidak terjadi dikemudian hari.

#SambilMenungguAyundaGladiBersihDrumBand


Perlukah Menafsirkan Mimpi ?

2 komentar

Ilustrasi Kompas
Credit Photo

Pernahkan kita bertanya, apa sih yang sebenarnya membuat hidup kita berarti di dunia ? Tidak salah apabila jawabannya adalah kekayaan, jabatan, kehormatan dan kesehatan. Itu manusiawi sekali. Sebagai manusia pasti berharap itu semua.

Sedikit berbeda dengan kebanyakan orang, saya masih saja meyakini bahwa hidup menjadi berarti ketika kedua orang tua masih menemani hari-hari saya. Bisa mengabdi dan membahagiakannya. Rasanya itulah yang membuat saya berharga sebagai manusia. Sayang sekali, kesadaran itu muncul terlambat. Saya begitu menyesal, sangat menyesal !    

Ayah ! Seminggu sebelum waktu yang telah ditetapkan-Nya, saya masih melihat senyum diantara guratan-guratan wajah yang sudah menua. seperti biasa, saya menanyakan bagaimana kesehatan ayah. Ayah tersenyum seolah melupakan rasa sakit yang dideritanya. Bahkan, meminta dipijat kaki dan tangannya. Juga minta dicebokin.  

Sudah sekian lama ayah sakit. Sebelum sampai parah, masih saja dipaksakan untuk bekerja. Berbagai macam komplikasi penyakit telah membuat ayah semakin lemah. Hypertensi, gula darah dan tumor hati begitu kata dokter. Saya tidak bisa langsung menjaga dan merawat ayah karena harus ikut suami. Adek dan ibulah yang merawat. Seminggu sekali saya sempatkan menengok beliau. 

Sebagai seorang anak, saya inginnya berbakti. Saya sering membujuk ayah tinggal bersama. Tetapi ayah lebih memilih untuk tinggal dirumah sendiri. Demi Allah, saya dan suami sesungguhnya senang bila ayah mengiyakan ajakan saya itu. 

Empat hari sebelum kembali ke haribaan-Nya, ayah mengunjungiku. Ayah minta di masakan sayur lodeh. Saya melihat ayah begitu lahap menyantap sayur lodeh di temani cucunya, Arya, yang kala itu masih berumur 4 tahun. Saya menyembunyikan air mataku karena rasa senang dikunjungi ayah. Tak disangka itulah kunjungan terakhir ayah untukku. 

Kamis siang jam 12.00, adek menelponku, "Mbak, ayah kritis !". Ya Allah, aku menjerit dan menangis seketika. Saya langsung menelpon suami minta ijin untuk sesegera menjenguk ayah sendirian dan suami berangkat dari tempat kerjanya. 

Perjalanan sampai ke rumah Ayah membutuhkan waktu hampir satu jam dan harus berpindah mobil omprengan dua kali. Waktu serasa berjalan melambat, sangat lambat. Saya tidak mungkin memaksa sopir menuruti kehendakku dan mengorbankan penumpang-penumpang lain.  

Saya berdoa sebisa-bisanya sepanjang perjalanan yang serasa lambat itu. Ya Allah, tunda dulu engkau mengambil ayahku hingga aku bersimpuh dikakinya dan meminta maaf atas segala salah dan khilafku selagi ayah masih bisa mendengar. Itu pintaku ! 

Setengah jam berlalu, Selulerku kembali berbunyi lagi. "Mbak, Ayah wis ora ono ( Ayah sudah tidak Ada)", Kata adekku diujung telpon. Aku menangis tertahan diantara penumpang omprengan yang berdempet-dempetan. Sesampainya dirumah, saya langsung memeluk jasad ayah dan menangis sejadi-jadinya. Mohon ampun atas segala kesalahan dan kekhilafan kepada beliau. Saya sadar bahwa selama ini belum pernah bisa membahagiakannya. Walaupun tidak tidak sekelipun ayah memintanya. 

Sepertinya Allah telah memberikan firasat sebelumnya. Sayang sekali, karena kedangkalan pemahaman saya tidak bisa menangkapnya secara sempurna. Permintaan ayah untuk dipijat, dicebokin dan dimasakkan sayur lodeh menjadi permintaan terakhirnya kepada saya. Seolah ayah mau bilang, "Ayah sudah menerima pengabdian dan balas budimu sebagai anak, nduk. Iklaskan ayah." Semoga seperti itu adanya.

Saya seperti tidak berharga. Karena belum bisa membuat ayah bahagia. Bahkan di saat ajal menjemput pun tidak disampingnya. Andai saja Allah menginjinkan untuk meminta satu permintaan, maka saya pasti meminta Allah mengembalikan ayah dan kesehatannya. Walaupun nyawaku sebagai tebusannya. Saya rela !     

#MenjelangMendakKeduaAlmAyah
#Jangansiasiakanorangtuakitaselagibisa


Permintaan Terakhir Seorang Ayah

8 komentar