Candi


Saya salah satu orang yang menyukai traveling dengan mengunjungi tempat wisata yang mempunyai nilai sejarah. Candi, keraton, benteng, masjid dan apapun yang ada kaitannya dengan sebuah riwayat masa lampau. Tempat-tempat wisata seperti itu biasanya sangat exotic sebagai refleksi cita rasa dan gambaran aestetika orang-orang terdahulu.

Bumi nusantara yang pada awal mulanya tersusun atas kerajaan-kerajaan besar dan kecil memberikan kontribusi besar pula atas peninggalan-peninggalan bersejarah tersebut. Begitu juga dengan keyakinan yang dianut masyarakatnya saat itu, yakni Hindu dan Budha. Kedua keyakinan ini telah menyumbang peninggalan berupa candi, stupa, patung dan lain-lain yang banyak sekali.

Masuknya Islam di bumi Nusantara melalui proses perdagangan yang dilakukan oleh saudagar Timur Tengah (Persi) yang akhirnya mendorong berdirinya kesultanan-kesultanan Islam di beberapa wilayah semakin memperkaya peninggalan-peninggalan sejarah tersebut. Hampir semua tempat kita bisa menjumpai bangunan masjid tua jaman dulu, makam para aulia, dan lain sebagainya.  

Salah satu peninggalan berupa candi yang exotic dan sering saya kunjungi adalah Candi Sambi Sari. Hanya membutuhkan waktu 10 menit dari tempat tinggal saya. Candi ini salah satu yang terdekat dari tempat saya tinggal selain Candi Prambanan dan Candi Boko

Candi Sambi Sari dibangun pada masa kejayaan Hindu di tanah Jawa.  Menurut sejarah, Candi Sambisari dibangun tahun 812-838 M saat pemerintahan Raja Rakai Garung dari Kerajaan Mataram Hindu (Mataram Kuno).

Letusan Gunung Merapi yang dahsyat di tahun 1006 mengakibatkan candi ini tertutup oleh bahan-bahan yang berasal dari gunung berapi. Candi Sambisari diketemukan sekitar tahun 1966 oleh seorang petani yang bernama Karyoinangun.

Pada tahun yang sama,  Balai Arkeologi Yogyakarta melakukan penggalian dan penyusunan kembali rangkai an candi yang hampir keseluruhan badan bangunannya tertimbun tanah erupsi Merapi. Pada tahun 1987 dilakukan pemugaran dan rekontruksi ulang terhadap kompleks candi .dan diselesaikan dengan posisi candi terletak pada kedalaman 6,5 meter dari permukaan tanah. Karena posisinya tersebut, sering juga candi Sambisari disebut sebagai candi bawah tanah karena posisinya berada di komplek yang lebih rendah dari hunian penduduk sekitar.

Bagi yang suka narsis, di komplek candi yang lebarnya hanya 15,65 x 13,65 m dengan badan utama candi seluas 5 x5 m anda akan mendapatkan obyek foto yang exotic serta angle dan komposisi yang sangat bagus. Tiket masuknya pun hanya Rp. 2.000 untuk orang dewasa dan Rp. 1.000 untuk anak-anak.  Pada hari-hari tertentu anda bisa bertemu langsung dengan Bapak Karyowinangun yang berjasa menemukan candi ini, seperti saya.

Gak lengkap kalau ke jalan-jalan ke Yogyakarta kalau tidak mampir ke Candi Sambisari yang berada di jalan Jogja- Solo Km. 15 Sambisari Purwomartani Kalasan - Sleman

Candi Sambisari Sleman
Bersama Penemu Candi
Koleksi3
Alone

Koleksi1
Tintti Mode
Koleksi 2
Yellow Mode

Bila ingin membuktikan bahwa Candi Sambi Sari itu Exotic, silahkan ikuti tautan berikut.

Bertemu Karyoninangun Penemu Candi Sambi Sari Yang Exotic

5 komentar

Polling Yuni Andriyani



Nampaknya tidak hanya saya dan keluarga yang bingung untuk menentukan siapa capres yang patut dipilih pada pemilihan presiden, 9 Juli mendatang. Kedua kandidat capres mempunyai kelebihan dan kekurangan, paling tidak dalam pandangan saya yang tidak terlalu memahami detail dunia politik. 

Program kerja yang dikemukakan oleh kedua capres pun mempunyai warna yang serupa. Keduanya sama-sama merujuk pada sila ke-5 Pancasila yang menekankan pada sisi kesejahteraan masyarakat. Barangkali yang membedakan adalah detail penjabarannya. Ibarat orang mau pergi ke Jakarta, maka bila berangkat dari Yogyakarta bisa melewati Boyolali atau melewati Kulon Progo. Jadi, saya menganggap bahwa itu hanya masalah bahasa saja.  

Polling dan Survey Nasional Menambah Bingung
Sampai saat inipun saya dan keluarga belum menentukan siapakah calon presiden yang layak kami dukung. Kebingungan saya muncul karena kampanye yang dimunculkan oleh team sukses kedua pasangan capres, berita-berita, serta banyaknya survey dan polling oleh lembaga-lembaga survey nasional yang merelease hasil yang berbeda-beda

Entah kenapa, polling dan survey lembaga-lembaga tersebut tidak bisa memberikan keyakinan saya atas independensi hasil sebuah survey yang membantu menentukan pilihan. Tidak bermaksud menuduh, saya selalu berfikiran bahwa hasil survey tersebut "rentan" terkontaminasi kepentingan politik tertentu. I don't know exactly !

Beberapa survey online yang dapat diakses untuk mendukung argumentasi saya di atas adalah polling yang dilakukan oleh situs pemilunews.com. Dengan total responden 1904 telah menempatkan pasangan Probowo-Hatta sebagai pasangan capres pilihan dengan jumlah voting 1002 (52,6%), sedangkan pasangan Jokowi-JK hanya dipilih oleh sebanyak 873 responden (45,9%). Hasil ini masih bersifat sementara karena poling masih berlangsung hingga 9 Juli 2014. 

Hasil berbeda ditunjukan LSI (Lingkaran Survey Indonesia) yang dimuat oleh merdeka.com edisi 20 mei 2014. Dari total 2.400 responden, ada perbedaan yang sangat signifikan dimana 35,42 % responden memilih Jokowi-JK, sedangkan Prabowo-Hatta hanya 22,75% sisanya yakni 41,83 % belum menentukan pilihan. Survei LSI ini dilakukan di 33 propinsi dengan metode multistage random sampling pada tanggal 1-9 Mei 2014.

Polling Mandiri 
Kebingungan itulah yang akhirnya mendorong saya berinisiatif melakukan polling sendiri sebagai bahan referensi bagi saya dan keluarga. Polling saya lakukan pada tanggal 27 Mei 2014 jam 11.27 WIB - 18.00 WIB dengan metode broadcast BBM ke semua kontak yang saya anggap sebagai responden dengan jumlah 263 orang.

Responden yang mendapat broadcast polling saya ini terdiri dari berbagai profesi seperti Ibu rumah tangga, karyawan swasta, guru, pejabat pemerintah, anggota legislatif  dan para profesional lain, baik yang berada di Indonesia maupun di luar negeri. 

Dari poling tersebut diperoleh hasil, Responden memilih Prabowo-Hatta dengan jumlah voting 33 (13%) sedangkan Jokowi-JK mendapat jumlah voting sebanyak 15 suara atau 6% sedangkan yang memilih abstain (tidak memilih keduanya) adalah 9 suara (3%). 

Melihat hasil polling dalam skup kecil ini, bagi saya belum memberikan gambaran yang menguatkan hati saya dan menganggap peluang keduanya masih 50:50. Hal ini dapat dilihat dari tingkat partisipasi responden hanya 22% sedangkan yang belum menentukan pilihan sebanyak 78%. 

Namanya saja polling yang dilakukan oleh "wong cilik"  jadi wajar kalau tingkat pasrtisipasinya tidak bisa 100%. Berikut chart dari polling yang saya lakukan tersebut.  




CATATAN-CATATAN

  1. Polling ini tidak terkait dengan kepentingan partai mananapun dan calon presiden dan wakil presiden siapapun tetapi hanya semata-mata kebutuhan mandiri (saya dan keluarga) untuk mendapatkan referensi menentukan pilihan pada tanggal 9 Juli nanti, 
  2. Publikasi hasil poling ini tidak dimaksudkan mempengaruhi siapapun dan tidak untuk tujuan politis apapun


DATA PENDUKUNG
http://bit.ly/1htnhRy



Begini Cara Saya Menentukan Pilihan Capres

15 komentar

Apa Itu Phobia
Credit

Hampir dua puluh tahun menjalani cinta dengan suami tersayang, saya paham betul kebiasaan-kebiasaannya, yang disukai dan yang tidak. Apapun itu. Termasuk adalah phobianya terhadap binatang yang namanya ulat. Sore tadi ketika lagi bercenggkrama di teras rumah tiba-tiba suamiku menganggat kedua kakinya dan langsung naik ke atas kursi hanya karena melihat ulat kecil-kecil di lantai. 

Ulatnya kecil tak lebih besar dari batang korek api. Celakanya ulat tersebut merambat dari ujung pintu ke ujung pintu yang lain. Akhirnya untuk masuk ke dalam rumah, suamiku harus menggunakan meja sebagai pijakannya kemudian baru melompat ke dalam rumah. Aku tertawa geli melihatnya. Duh, kasihan sekali suami saya. 

Phobia yang dialami oleh suami saya, juga dialami oleh banyak orang akan tetapi berbeda-beda pada obyek sentralnya. Nah, karena keterbatasan pengetahuan saya terhadap phobia ini, akhirnya saya googling dan meresumnya, berharap bisa bermanfaat bagi diri saya juga bagi siapapun. 

Apa itu phobia
Phobia adalah gangguan anxietas fobik yakni rasa ketakutan yang berlebihan pada sesuatu hal atau fenomena tertentu. Perasaan takut seorang yang mengalami fobia sulit dimengerti karena objeknya kadang malah tidak masuk akal. 

Phobia yang dialami seseorang dapat menyebabkan fiksasi yakni suatu keadaan dimana mental seseorang menjadi terkunci, yang disebabkan oleh ketidakmampuan orang yang bersangkutan dalam mengendalikan perasaan takutnya. Dalam keadaan fiksasi, seseorang dapat menangis, menjerit histeris bahkan bisa melumpuhkan kesadarannya atau pingsan.   

Apa Penyebabnya
Phobia bukan sejeniss penyakit fisik atau tetapi behubungan dengan kondisi kejiwaan seseorang dalam menggunakan dan mengelola daya pikirnya. Phobia itu terjadi kalau seseorang lebih banyak menggunakan language of sense ketimbang language of logic

Jenis-Jenis phobia 
Bila dilihat dari obyeknya dibagi dalam dua kelompok sebagai berikut: 

a. Phobia Sosial (Anxietas Sosial)
Adalah gangguan kecemasan sosial berupa ketakutan menetap dan tidak rasional yang umumnya berkaitan dengan keberadaan orang lain dan lingkungan sekitar. Dari dua jenis phobia yang dikenal secara umum , Fobia ini dapat sangat merusak bahkan dalam beberapa kasus dianggap sebagai penyumbang angka bunuh diri tertinggi.   

Phobia sosial ini diawali dengan gejala umum seperti palpitasi jantung, keringat dingin, gemetaran, panas-dingin, pusing, gangguan perut, kerongkonganterasa tersekat, diare, otot menjadi tegang dan gelisah berlebihan. 

b. Phobia spesifik
Adalah ketakutan yang tidak rasional pada objek atau situasi tertentu. Phobia ini adalah jenis yang paling sering didapati dan dialami oleh manusia. Phobia spesifik ini tidak membutuhkan pertolongan medik. Beberapa contoh phobia kelompok ini adalah merasa jijik sekali terhadap binatang ulat seperti apa yang dialami suami saya, takut memegang kapur tulis, takut memegang kancing baju, dan lain-lain. 

Cara Mengatasi Phobia
ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi phobia.
  1. Hipnoterapi, adalah suatu metode terapi yang berhubungan dengan pikiran dan metode hipnotis.pasien akan dibuat relax dan disugestikan yang baik-baik terhadap benda yang ditakuti tersebut. Cara ini (mungkin) seperti yang dilakukan oleh Uya Kuya;  
  2. Cognitive Behavioural Therapy/CBT terapi tesebut dilakukan dengan cara mengubah mind set pasien atau menggali pikiran, perasaan dan perilaku seseorang untuk mengembangkan cara-cara praktis yang efektif melawan phobia.
Saya sendiri belum membuktikannya, apakah kedua cara ini cukup efektif dan bisa "menyembuhkan secara permanent" atau tidak.

Beda Phobia, Paranoid Dan Trauma ?

Karena keterbatasan pengetahuan saya, maka agak sedikit sulit membedakan ketiga istilah di atas selain hanya saya paparkan pengertiannya.
  • Paranoia adalah proses pikiran yang terganggu yang cirinya adalah berupa kecemasan atau ketakutan yang berlebihan, sering sampai tidak rasional dan timbul delusi. Pemikiran paranoid biasanya disertai anggapan akan dianiaya oleh sesuatu yang mengancamnya.
  • Trauma adalah pengalaman tiba-tiba dan mengejutkan yang meninggalkan kesan yang mendalam pada jiwa seseorang sehingga dapat merusak fisik maupun psikologis. Pengalaman tersebut dapat membentuk sikap dan pribadi seseorang.  
Saya persilahkan kalau ada yang ingin mengoreksi atau menambahkan pengetahuan tentang phobia ini, semoga bermanfaat bagi siapa saja.  



Sumber Bacaan :
http://id.wikipedia.org/wiki/Fobia | http://indonesiaindonesia.com/f/112206-penyebab-phobia/ | http://id.wikipedia.org/wiki/Delusi | http://catatanmingguanku.blogspot.com/2012/02/pengertian-macam-dan-cara-mengatasi.html |http://psikologiabnormal.wikispaces.com/Fobia+Social

Ulat Kecil Itu Membuat Suamiku Takut !

18 komentar
Ilustrasi Anak
Credit Foto

Tak sedikit orang tua yang memaknai sex hanya sekedar bagaimana laki-laki dan perempuan bercumbu sambil bilang "Oh yes dan Oh no" ketika bergumul di ranjang. Atau hanya sebatas pikiran atas kenikmatan yang tak tergambarkan dengan kata-kata bagaimana puncak orgasme bersenggama itu dicapai dengan berbagai variasi gaya. 

Maaf, saya tidak bemaksud menggiring pemikiran masuk dalam ranah pornografi, atau melewati batas kebiasaan mengolah bahasa tulisan untuk dikonsumsi umum sesuai dengan kepribadian orang timur ketika membaca anotasi diatas. Kalau merasa jengah lalu mengatakan terlalu vulgar dan tabu, maka sebenarnya disitulah letak batasan pemikiran kita yang sebenarnya.

Saya bermaksud mengungkap kembali sebuah paradigma, bahwa (memang) banyak orang tua yang masih malu dan menganggap tabu untuk berbicara tentang sex bahkan sesama orang dewasa. Bisa jadi itu karena keyakinan bahwasannya seks memang hal yang pribadi dan tidak perlu diumbar kepada khalayak. Hal ini tidak salah bila menyangkut dengan kegiatannya, tetapi tidak untuk esensi pendidikannya.
Pertanyaannya, bagaimana kita bisa memberikan pendidikan seks pada anak secara dini ketika pemikiran kita sebagai orang tua masih mengatakan bahwa sex itu tabu untuk dibicarakan?
Memberikan pendidikan seks kepada anak tidak mungkin sefulgar anotasi di atas. Anak mempunyai pemahaman yang berbeda sesuai dengan tingkatan pemikiran anak yang dipengaruhi oleh umur. Jadi kita perlu menggunakan cara-cara yang sederhana dan mudah dipahami.

Bagaimana Memulai ? 
Kita perlu memahami terlebih dahulu bahwa sex mempunyai dua sisi pengertian yang saling berkaitan yakni menyangkut segala sesuatu yang berhubungan dengan "alat kelamin" dan "hubungan kelamin" itu sendiri. Pendidikan seks untuk anak itu merujuk pada pengertian yang pertama yakni yang berhubungan dengan alat kelamin.

Terkait dengan tingkat umur anak, ada beberapa pendapat mengatakan bahwa pendidikan seks bagi anak baik dilakukan sejak anak umur 0 tahun, ada juga yang berpendapat sejak umur 3 tahun. Kedua-duanya sangat baik untuk menambah referensi kita sebagai orang tua.

Untuk menyederhanakan pemahaman, saya lebih cenderung membaginya dalam dua kelompok sebagai berikut :
a. Anak-anak umur dibawah 7 tahun
Secara alamiah anak dibawah 7 tahun sudah mengalami apa yang disebut dengan Excitement Genital (Rangsangan Genital). Walaupun kadarnya sangat berbeda dengan orang dewasa, proses perkembangan seks anak diusia ini dapat dilikat dari kebiasaannya yang sudah mulai memegang organ intimnya, suka bermain dokter-dokteran dan keinginan untuk melihat bagian tubuh teman bermainnya.

Pada anak usia ini, kita harus terbuka untuk menjelaskan kepada anak tentang organ intim yang milikinya. Penyebutan kata penis, vagina dan payudara harus sudah diperkenalkan secara baik. Bukan dengan menggunakan bahasa-bahasa seperti burung, nenen, dan lain-lain.

Orang tua juga harus sudah mengajarkan tentang pentingnya menjaga kebersihan organ intim, tidak boleh memegangnya dengan tangan kotor. Selain itu anak juga harus sudah diajarkan atas "rasa malu" untuk tidak menunjukan organ vitalnya kepada orang lain seperti sehabis mandi dan lain-lain.

b. Anak Usia 8- 13 Tahun
Usia ini adalah yang paling patut diwaspadai karena ancaman mulai muncul pada anak. Anak-anak mengalami perubahan fisik tubuh menjelang pubertas seperti tumbuh jakun, payudara mulai menonjol dan menstruasi. Anak mulai mengekpresikan prilaku diri melalui alat permainan dan tontonan yang dilihatnya. Pada usia ini anak sudah bisa merasakan rangsangan seks walaupun belum dipahami betul olehnya. Anak-anak juga sudah mulai suka berteman dengan teman jenis dan sudah mulai ada dorongan untuk menyukai lawan jenisnya.

Kita berkewajiban memberikan penjelasan tentang perubahan tubuh dan etika berteman. Yang lebih penting lagi adaalah mengajarkan tentang  HARGA DIRI dan KEHORMATAN. Anak perlu diberikan pengertian bahwa dirinya sangat berharga oleh karena itu tidak boleh disentuh sembarangan oleh orang lain apalagi sampai ke alat-alat fital dan tidak boleh sembarangan disalahgunakan.

Melengkapi harga diri dan kehormatan, anak juga diajari KEBERANIAN menolak apabila orang lain mencoba memegangnya dan melapor kepada orang tua

Kendala dan Solusi
Kendala secara umum adalah bagaimana membuat anak mau terbuka kepada kita sebagai orang tua. Bagaimana anak merasa nyaman untuk bercerita dan bertanya tentang hal apapun hasil interaksi dengan teman-teman dan lingkungan.

Dalam kenyataannya, seringkali kita justru menutup peluang tersebut dan selalu bilang "huss..diam..!" ketika anak mulai bercerita atau menanyakan hal-hal seputaran perubahan dalam dirinya atau bermaksud menceritakan pengalaman tertentu, apalagi menyangkut seks. Hal ini menyebabkan anak menjadi takut untuk terbuka. Jadi, Kesalahan besar bagi kita kalau ini terjadi.

Oleh sebab itu, sebagai orang tua kita harus bersikap bijak dan terbuka serta mau menjadi tempat curhat yang nyaman bagi anak. Jangan mengabaikan pertanyaan dan cerita anak walaupun itu sangat tidak masuk diakal. Hal tersebut dipengaruhi oleh tingkat umur anak.  

Sugesti
  1. Pendidikan seks anak sangat penting dilakukan sejak usia dini dengan melihat tingkatan umum; 
  2. Prasyarat dasar pendidikan seks bagi anak adalah keterbukaan dan kemampuan orang tua dalam memposisikan diri sebagai teman sekaligus sahabat, agar anak mau bercerita atas pengalaman interaksi dengan lingkungan, termasuk dalam hal ini adalah perkembangaan seksualitasnya; 
  3. Hal terbaik dalam pendidikan seks anak adalah mengajari tentang rasa malu, harga diri dan kehormatan  sejak dini, bahwa  dirinya terlalu berharga untuk disentuh orang lain. 
Keterlambatan orang tua memberikan pendidikan seks bagi anak,  berarti mendekatkan anak kepada kemungkinan terjadi pelecehan seksual anak (pedofilia) dan tindakan kekerasan seks lainnya. 

Baca juga Posting Berikut untuk memperkaya wawasan kita terkait pendidikan seks anak.

----------oo0oo----------


Tribute to Indah Putri - Give Away Blog Contest

 KOntes
Referensi Olahan berbagai sumber dan Self Opinion

Paradigma Pendidikan Seks Anak

20 komentar

de lavega


Mendekati pemilihan Presiden Republik Indonesia, nampaknya banyak orang-orang yang berubah. Mereka yang dulu adalah teman seperjuangan dalam satu komunitas tertentu, sekarang harus berseberangan jalan. Banyak orang yang "rela" mengubah dirinya menjadi pribadi yang tidak sesungguhnya. Mereka memilih "Become Someone Else" dengan memakai topeng-topeng yang beraneka macam.

Melihat gambaran mereka, mengingatkan saya pada karakter Zorro, "Manusia Bertopeng" yang mempunyai nama asli Don Diego de la Vega. Zorro adalah karakter hasil imaginasi seorang Johnston McCulley di tahun 1919.

Walaupun sama-sama bertopeng, keduanya berbeda dan sangat bertolak belakang. Zorro yang selalu naik kuda hitam bernama Tornado, selalu mencabut pedang untuk membela rakyat yang tertindas. Sedangkan untuk "Zorro Dadakan" yang muncul setiap 5 tahun sekali selalu berebut kedudukan untuk ambisi pribadi dan golongan. Nyakinkah anda, mereka pembela orang kecil seperti yang selalu di gembar-gemborkan?

Sebongkah roti kekuasaan telah menjadikan manusia bertopeng ini bersekutu walaupun sebelumnya saling hujat, membenci dan menjatuhkan. Setelah tercapai apa yang diinginkannya "terpaksa" melupakan janji kepada rakyat dengan alibi yang kadang susah dinalar.

Sekali lagi hal ini membuktikan kebenaran perkataan Harold Dwight Lasswell bahwa Politics is who gets what, when, and how.

Saya tidak terkesan melihat realita ini dan tetap berdoa semoga mereka berubah menjadi Zorro seperti di film-film. Kalau saya merindukan manusia bertopeng seperti Zorro, itu karena saya menginginkan "jatah belanja bulanan suami" cukup untuk hidup sebulan. Tidak perlu pusing putar sana putar sini karena harga bumbu dapur dan sembako terjangkau. Itu saja ! Apa meraka tahu, sih ?


Mencari Zorro Pembela Bumbu Dapur

6 komentar

Husen Al Atas

Menarik sekali melihat penampilan "Si Metal Arabian" Huesin dalam malam puncak Indonesian Idol (23/5) di RCTI. Walaupun saya tidak mengidolakan Husein (Virza Jagoan Saya), tetapi melihat penampilannya yang kedua dengan lagu karya Opiek benar-benar membuat larut. Aransement musik yang syahdu dan mendayu-dayu dan beberapa dancer yang menari ala sufi itu semakin membuat jadi merinding. 

Pikir saya, apa tidak pusing sih orang menari hanya berputar seperti gangsing begitu ? 

Pencetus Tarian Sufi
Tarian sufi (beberapa sumber mengatakan 'sema') diciptakan oleh Jalaluddin Rumi. Seorang Sufi yang dilahirkan di kota Balkh-Afghanistan, 30 September 1273. Tarian berputar melawan arah jarum jam ini merupakan paduan warna dari tradisi, sejarah, kepercayaan, dan budaya Turki. 

Kenapa Berputar ?
Menurut Profesor Zaki Saritoprak, pakar dan pemerhati pemikiran Jalaluddin Rumi dari Monash University, Australia, berpandangan bahwa kondisi dasar semua yang ada di dunia ini adalah berputar. Tidak ada satu benda dan makhluk yang tidak berputar. Keadaan ini dikarenakan perputaran elektron, proton, dan neutron dalam atom yang merupakan partikel terkecil penyusun semua benda atau makhluk.
Tarian sufi yang didominasi gerakan berputar-putar mengajak akal untuk menyatu dengan perputaran keseluruhan ciptaan dari tidak ada, ada, kemudian kembali ke tiada
Berapa Lama Berputar
Dalam berputar, penari tidak memiliki patokan waktu tentang “berapa lama ia harus berputar” atau “seberapa cepat putarannya”, tetapi penari dituntut terus berputar hingga ia kehilangan emosi dan menyerahkan diri sepenuhnya pada Yang Maha Kuasa.

Apa Makna Tarian Sufi ?

  • Tangan kanan yang menghadap ke atas memiliki makna bahwa sang penari mendapatkan hidayah dari Allah, kemudian tangan kiri yang menghadap ke bawah memiliki makna menyebarkan hidayah yang telah diterima. Ini menyimbolkan adanya hubungan yang baik antara makhluk dengan Sang Khalik dan hubungan antara makhluk dengan makhluk lainnya.
  • Garakan kaki para penari sufi juga memiliki beberapa makna tentang kehidupan. Kaki kanan yang digunakan untuk melakukan putaran memiliki makna bahwa seseorang akan melangkah ke arah yang lebih baik. kaki kanan pun ketika melakukan pergerakan menyimbolkan bahwa ia menginjak-injak segala sifat keduniawian dan memilih untuk melangkah kea rah yang benar yaitu, seusuai putaran yang sebenarnya. Kaki kiri sebagai tumpuan pun memiliki makna bahwa bagaimanapun seseorang bergerak asalkan memiliki tumpuan yang elas maka orang tersebut tidak akan terperosok ke dalam jurang kemaksiatan.
  • Pakaian para penari sufi memiliki beberapa atribut yang sangat khas. Di bagian kepala penari memakai topi maulawi. Selanjutnya, penari pun memakai jubah hitam dan tennur putih. 
  • Topi maulawi yang dipakai penari sufi adalah topi merupakan topi memanjang. Topi ini melambangkan batu nisan. Dengan perlambangan seperti itu maka tarian ini mengingatkan pada kematian, sehingga akan seseorang akan selalu mempersiakan diri pada kematian.
  • Jubah hitam melambangkan alam kubur yang ketika dilepaskan melambangkan kelahiran kembali menuju kebenaran. Sedangkan tennur putih melambangkan kain kafan yang membungkus ego.
  • Penari sufi memakai kuff. Kuff adalah kulit yang dipergunakan Rasullulah pada musim dingin sebagai alas kaki. Digunakannya kuff untuk menghindari menjejak bumi karena energi bumi negatif, penuh keduniawian.
Anjuran Atau Bid'ah ?
Ada dua pendapat tentang tarian sufi ini, dimana banyak ulama yang mengatakan bahwa tarian ini adalah hasil budaya manusia yang tidak ada hubungan ibadah jadi tidak termasuk bid'ah, akan tetapi banyak juga ulama yang mengatakan bahwa tarian Sufi (Sema) mengatakan bid'ah. 

Salah satu ulama yang mengatakan bid'ah tersebut adalah Syaikh Salim bin Muhammad Al ‘Ummarri. Syaikh Salim ada adalah da’i sunnah di Saudi Arabia yang tulisan-tulisan bisa didapatkan di web www.alammary.net

Dasar argumen Syeihk Salim adalah Hadits yang diriwayatkan sahabat Jabir bin Abdillah bahwa Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam pernah berkhutbah :
“Beliau memuja-muji Allah dengan segala pujian yang layak bagi-Nya, kemudian bersabda: ‘Barangsiapa yang diberi hidayah oleh Allah, tidak akan ada yang dapat membuatnya tersesat. Dan barangsiapa yang disesatkan oleh Allah, tidak ada pemberi hidayah yang dapat menolongnya. Perkataan yang paling benar adalah kitabullah. Hidayah yang paling utama adalah petunjuk dari Muhammad. Perkara agama yang paling buruk adalah yang dibuat-buat’. Setiap yang dibuat-buat dalam agama adalah bid’ah. Setiap bid’ah itu sesat. Setiap kesesatan itu tempatnya di neraka“
Penjelasan Syaikh Salim bin Muhammad Al ‘Ummarri, 
Hadits ini sudah cukup untuk membuat kita waspada dari bid’ah dan tidak mendekatinya. Bagaimana mungkin orang yang sangat ingin dekat dengan Allah malah berbuat bid’ah dalam agama Allah Ta’ala? Bid’ah itu adalah sebab datangnya murka dan kemarahan Allah. Kita mohon kepada Allah agar senantiasa diberi ampunan-Nya dan keselamatan dari-Nya.
Bagaimana menurut Anda ?
Wallahu 'alam.


Referensi :

Tarian Sufi : Anjuran atau Bid'ah ?

6 komentar